Kamis, 31 Januari 2013

Messi Belum Samai Rekor Di Stefano, Rentetan Gol Ronaldo Terhenti


Madrid - Laga leg I semifinal Copa del Rey tidak menghadirkan gol-gol dari Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Hal itupun mencuatkan catatan kurang oke untuk keduanya.

Dalam pertandingan di Santiago Bernabeu, Kamis (31/1/2013) dinihari WIB, El Clasico antara Real Madrid dan Barcelona berakhir imbang tanpa pemenang, dalam skor akhir 1-1.

Barca yang jadi tim tamu unggul lebih dulu melalui Cesc Fabregas. Madrid si tuan rumah kemudian menyamakan kedudukan lewat Rapahel Varane.

Hal itu membuat Messi, bintang Barca, gagal menambah pundi-pundi golnya di El Clasico. Terpaku pada 17 gol ke gawang El Real, si pemain Argentina pun gagal menyamai torehan pemain legendaris Madrid, Alfredo Di Stefano, yang merupakan topskorer El Clasico dengan 18 gol. Messi sekaligus gagal mencetak gol pertamanya ke gawang Madrid di Copa del Rey.

Kegagalan lain dialami Ronaldo, andalan Madrid. Sebelum pertandingan itu, pemain Portugal tersebut setia menjebol gawang El Barca dalam tiga laga terakhir El Clasico di Copa del Rey. Di dalam enam laga El Clasico terakhir, di semua ajang, ia bahkan selalu bisa bikin gol--rentetan terpanjang untuk seorang pemain dalam El Clasico--sampai akhirnya terhenti di laga kali ini.


( krs / mfi )

Penyerang Persis Diego Mendieta Tutup Usia

 — Penyerang Persis Solo, Diego Mendieta, meninggal dunia karena sakit dalam usia 32 tahun di Rumah Sakit Dr Moewardi, Solo, Selasa (4/12/2012) dini hari, setelah dirawat beberapa hari.

Menurut Pasoepati.net, Diego mengalami masalah kesehatan sejak November lalu dan menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit. Ia pertama kali dirawat di RSI Yarsis Solo. Saat itu, ia didiagnosis menderita tifus dan dirawat hingga sepekan.

Empat hari setelah pulang, ia kembali masuk rumah sakit. Kali ini, ia dirawat di PKU Muhammadiyah Solo. Setelah lima hari, penyakit Diego tak teridentifikasi. Ia dirujuk ke Rumah Sakit Moewardi dan dirawat di sana hingga mengembuskan napas terakhir.

Salah satu hal yang membuat pengobatan Diego terputus-putus itu adalah karena kurangnya biaya. Menurut Tribunnews, sejak sakit hingga meninggal, Diego belum menerima gaji. Beberapa teman membantu biaya pengobatannya. Pasoepati juga melakukan penggalangan dana untuk perawatan Diego dengan menggelar nonton bareng pertandingan tim nasional Indonesia di ajang Piala AFF 2012.

Selama menjalani perawatan, Diego ditemani oleh rekannya, Arum. Menurut Arum, Diego beberapa kali mengatakan ingin pulang ke Paraguay dan meminta Arum mengurus kepulangannya ke Paraguay.

Mantan Ketua Umum Persis Solo, FX Hadi Rudiatmo, telah menyelesaikan biaya perawatan Diego dan mengurus pemulangan jenazah ke Paraguay. "Untuk peti matinya juga khusus. Semua sudah diurus," ujar Rudi seperti dikutip Antara.

Diego Mendieta lahir di Paraguay pada 13 Juni 1980. Ia meninggalkan seorang istri, Valeria,  dan tiga orang anak, Enzo, Cielo Belin, dan Gaston, yang semuanya tinggal di Paraguay.

Rabu, 30 Januari 2013

Chelsea Diminta Segera Bangkit Agar Tak Kecewakan Fans


London - John Terry tahu bahwa fans Chelsea tengah kecewa terkait penampilan timnya belakangan. Maka itu The Blues diserukan segera memperbaiki performa demi mengembalikan senyum di wajah para suporternya.

Setelah merebut dua titel musim lalu -- Liga Champions dan Piala FA --, Chelsea musim ini menurun drastis penampilannya. Diawali kegagalan meraih Community Shield dan Piala Super Eropa berlanjut ke pemecatan Robert Di Matteo.

Ditambah lagi mereka tersingkir dari Liga Champions, kalah di final Piala Dunia Antarklub dan pekan lalu baru saja didepak Swansea di semifinal Piala Liga Inggris. Plus di Piala FA mereka harus melakoni laga replay kontra Brentford. Kondisi yang ada membuat Rafael Benitez sebagai manajer interim klub itu jadi sasaran cemoohan fans.

Namun bagi Terry apa yang dihadapi Chelsea saat ini bukan tanggung jawab Benitez semata karena pemain lah yang paling berperan menentukan baik atau buruknya klub. Maka itu Terry menuntut rekan-rekannya untuk segera memperbaiki penampilan demi menjaga peluang meraih trofi tersisa musim ini, baik di Premier League, Liga Europa atau Piala FA.

"Kami harus bangkit lagi dan harus sadar betapa pentingnya itu untuk fans dan klub," ujar Terry di Chelsea TV seperti dilansir

"Salut untuk Brentford karena mereka bermain baik tapi kami harus segera bangkit. Saya kecewa karena kami tidak bermain maksimal dan mereka lebih ingin menang dari kami. Kami begitu bersemangat," sambungnya.

"Faktanya bahwa kami belum memenangi trofi apapun saat ini. Ini begitu mengecewakan tidak bisa membuat gol di dua leg melawan Swansea. Kami tampil baik di kandang tapi terlepas dari itu saya lebih suka kami kalah 2-0 atau 4-0 dan melepas laga itu," demikian Terry.



( mrp / mfi )

Mourinho: Ferguson di MU 10 Tahun Lagi

 — Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho (49), mengatakan, Alex Ferguson (70) akan tetap menjadi pelatih Manchester United setidaknya untuk 10 tahun lagi.

Hal tersebut disampaikan berkaitan dengan pernyataan Ferguson belum lama ini, yaitu bahwa Mourinho pelatih hebat dan bisa melatih tim mana pun. Media-media Inggris menilai Ferguson telah menunjuk calon penggantinya.

Menurut Mourinho, pernyataan Ferguson itu tak berkaitan dengan siapa pengganti Ferguson, tetapi merupakan sikap seseorang kepada temannya.

"Pergantiannya tidak dalam waktu dekat. Itu akan terjadi dalam 10 tahun atau lebih. Ia semakin baik. Ia semakin kuat dari waktu ke waktu. Kenapa ia harus pensiun? Teman seperti itu. Teman selalu bicara baik mengenai satu sama lain," ujar Mourinho.

Mourinho sendiri masih terikat kontrak dengan Madrid hingga 2016. Namun, menurut Marca, relasi Mourinho dengan Presiden Madrid, Florentino Perez, tidak lagi harmonis dan Mourinho akan meninggalkan Santiago Bernabeu akhir musim ini.

"Saya tak akan bicara soal ini. Tanyakan soal ini kepada rekan Anda (jurnalis), yang menulis kisah itu, merancang acara makan bersama dengan orang itu. Saya tak akan mengatakan apa pun," kata Mourinho ketika ditanya soal masa depannya di Madrid.

"Saya tak perlu mengatakan apa apa ketika saya bicara dengan presiden. Saya tak harus mengatakan isi pembicaraan kami. Menurut saya, presiden juga tak akan mengatakan apa-apa. Kami memiliki relasi sangat baik, tetapi saya tak akan masuk dan menambahkan sesuatu pada situasi saat ini," tuturnya.

Hakim Garis Tewas Setelah Dihajar Pemain Belasan Tahun


- Seorang hakim garis asal Belanda, Richard Nieuwenhuizen (41), meninggal dunia di rumah sakit di Nieuwegein, pada Senin (3/12/2012) pukul 17:30 waktu setempat. Demikian diumumkan oleh klub Buitenboys, Selasa (4/12/2012).

"Dengan kesedihan mendalam, kami mengumumkan kematian hakim garis Buitenboys, Richard Nieuwenhuizen. Ditunggui keluarganya, ia meninggal dunia pada pukul 17.30 di rumah sakit Nieuwegein. Buitenboys berharap semoga keluarganya diberikan kekuatan," demikian pernyataan Buitenboys, Selasa (4/12/2012).

Peristiwa berawal dari pertandingan level amatir antara Buitenboys dan Nieuw Sloten, Minggu (2/12/2012). Nieuwenhuizen, ayah seorang pemain Buitenboys, menjadi hakim garis pada pertandingan itu.

Setelah pertandingan, Nieuwenhuizen dipukuli dan ditendangi 4-5 pemain Nieuw Sloten. Menurut situs KNVB, Setelah itu, ia masih bisa bangun dan berjalan ke markas klub, tetapi kemudian di bawa ke rumah sakit dan meninggal pada hari berikutnya. Buitenboys tidak menjelaskan penyebab kematian Nieuwenhuizen.

Tiga pemain berusia antara 15-16 tahun ditangkap pada Senin (3/12/2012) pagi karena diduga terlibat dalam pemukulan Nieuwenhuizen.

"Anda tak bisa percaya ini terjadi. Anak-anak berusia 15 dan 16 tahun itu bermain sepak bola. Anda datang untuk menyaksikan dan melihat sesuatu seperti ini," ujar Ketua Buitenboys, Marcel Oost.

Sementara itu, melalui situs resminya, Nieuw Sloten mengucapkan ikut berbelasungkawa dan akan membantu penyelidikan polisi.

"Kami menyampaikan simpati, pertama-tama kepada keluarga almarhum. Kami tak bisa mengatakan apa-apa lagi. Kami juga ingin menyampaikan simpati kepada Buitenboys dan anggota-anggotanya," ujar Nieuw Sloten.

"Kami tentu akan sungguh-sungguh membantu penyelidikan polisi. Kami yakin, mereka yang bertanggung jawab atas aksi tersebut harus dihukum."

"Orang-orang yang sepengetahuan kami bertanggung jawab atas pemukulan itu dikeluarkan dan tak akan pernah menjadi anggota asosiasi kami," demikian pernyataan Nieuw Sloten, Senin (3/12/2012).

Sesaat sebelum kematian Nieuwenhuizen seorang jurubicara polisi, Leonie Bosselaar, mengatakan bahwa pemain yang diduga melakukan pemukulan masih dimintai keterangan. Ia juga mengatakan polisi tak menutup kemungkinan menangkap tersangka baru.

Tiga Pemain Baru Arsenal Langsung Nyetel, Wenger Puas

London - Arsene Wenger mengaku terkejut dengan proses adaptasi tiga pemain baru Arsenal yang didatangkan di musim panas lalu. Dia pun senang para pemain barunya itu cepat nyetel dengan .

Tiga pemain yang dimaksud Wenger adalah Santi Cazorla, Lukas Podolski, dan Olivier Giroud. Ketiganya diboyong ke Emirates Stadium di bursa transfer musim panas lalu. Sejak awal musim, ketiganya langsung menjadi andalan Wenger.

Cazorla langsung menjadi pilihan utama Wenger untuk mengisi lini tengah The Gunners. Pemain yang didatangkan dari Malaga itu pun membayar kepercayaan itu dengan sumbangan delapan gol dan enam assist.

Podolski juga cukup bertaji dengan mencetak tujuh gol dan sembilan assist. Sementara Giroud yang sempat menjadi sasaran kritik di awal musim mulai produktif mencetak gol. Striker asal Prancis itu kini mengoleksi 13 gol di semua kompetisi dengan delapan di antarana diciptakan di .

"Itu adalah kejutan besar (seberapa kuat mereka). Khususnya Santi Cazorla," ungkap Wenger kepada Arsenal Player.

"Dia sudah bermain lebih banyak daripada yang lain sejak awal musim dan dia adalah pemain yang harus diistirahatkan (melawan Bighton) karena dia sudah memainkan hampir setiap pertandingan."

"Saya senang dia dapat sedikit waktu untuk bernapas dan saya yakin kami harus melakukannya lagi di beberapa waktu, tapi secara keseluruhan mereka sangat kuat dan ketiganya sudah beradaptasi dengan sangat baik di ," katanya menambahkan.


( nds / mrp )